Tuan Guru Bajang Didapuk Jadi Komisaris Bank Syariah Indonesia

ian/RN/JD
Rabu, 25 Agustus 2021 - 12:41 WIB
Tuan Guru Bajang
jakartadaily.net

JD - Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul akhirnya didaulat menjadi komisaris PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS). Selain TGB, Adiwarman Azwar Karim juga mendapatkan posisi.

TGB menjabat sebagai Komisaris Utama dan Adiwarman sebagai Wakil Komisaris Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS).

Penetapan ini sesuai dengan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dengan mata acara RUPSLB perubahan susunan dewan komisaris perseroan.

Ini juga sesuai dengan Peraturan OJK No.33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, yang mengatur bahwa Dewan Komisaris diangkat dan diberhentikan oleh RUPS, khususnya Pasal 23 ayat 1 juncto Pasal 3 ayat 1.

Chairman Rabu Hijrah Phirman Rezha mengungkapkan dengan terpilihnya Adiwarman dan TGB diharapkan bisa membawa BSI bersaing secara global. Menurut dia keduanya adalah tokoh Ekonomi Syariah yang sudah mendunia.

"Selamat Kepada Bang Adiwarman sebagai komisaris utama, seorang pakar, akademisi, serta praktisi yang akan mengangkat ekonomi syariah Indonesia ke arah yang unggul di mata dunia dan tetap berpijak pada umat dengan pengalaman beliau menjadi Dewan Syariah Nasional MUI serta Bapak TGB sebagai Wakil Komisaris Utama,sebagai ketua Ikatan alumni Al Azhar, Kairo di Indonesia sudah tidak bisa lagi kita ragukan kapasitas beliau, apalagi beliau adalah ulama dan umara yang selalu menyerukan kebaikan untuk masyarakat," kata dia dalam keterangannya, Selasa (24/8/2021).

Dia menyebutkan Adiwarman dan TGB adalah seorang pemimpin, ulama, serta guru bagi banyak orang, lalu tokoh yang banyak memberikan arahan dan masukkan bagi Anak-anak Muda, khususnya teman-teman di Rabu Hijrah.

Phirman menyebut Adiwarman adalah tokoh yang selalu menelurkan kontribusi pengembangan perbankan dan ekonomi islam melalui tulisan-tulisannya yang menjadi khazanah bagi kemajuan ekonomi syariah, tokoh yang memperjuangkan divisi syariah di bank konvensional.

"Sementara TGB kemampuan beliau memimpin NTB selama 2 periode adalah bekal yang luar biasa, menjadi pemimpin provinsi yang mengkonversi Bank NTB menjadi Bank NTB Syariah, tak lupa petuah mereka pada kami pengurus Rabu Hijrah dari seorang Pembina yang selalu mengutamakan pengembangan ekonomi dan penguatan syariah di masyarakat," ujar dia.

Sebelumnya keberadaan Pembina Rabu Hijrah yaitu Arief Rosyid Hasan juga mewarnai jajaran posisi Komisaris di BSI, sehingga pengurus Rabu Hijrah menuturkan akan terus berkolaborasi bersama agar spirit pengembangan ekonomi syariah semakin baik di negeri ini.

BERITA TERKAIT :